Di Balik Produksi Gas Alam, TIS Energy Terapkan Standar Keselamatan Dan Lingkungan Yang Ketat
  • Home
  • News & Media
  • Di Balik Produksi Gas Alam, TIS Energy Terapkan Standar Keselamatan Dan Lingkungan Yang Ketat

Di Balik Produksi Gas Alam, TIS Energy Terapkan Standar Keselamatan Dan Lingkungan Yang Ketat

Berita 30 June 2026

Dalam Industri Hulu Migas (IHM), keberhasilan produksi tidak hanya diukur dari jumlah energi yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan perusahaan dalam menjalankan operasional secara aman, andal, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wajib menempatkan aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan operasional.

TIS Energy melalui Wilayah Kerja Blora memiliki komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kerja dan Lindungan Lingkungan (SMK3LL) secara konsisten, yang mencakup pengendalian risiko, kepatuhan terhadap regulasi, serta pembangunan budaya keselamatan (safety culture) yang melibatkan seluruh pekerja dan mitra kerja.

Sepanjang periode produksi di Lapangan RBG Blok I, TIS Energy secara berkelanjutan melaksanakan berbagai program pelatihan, sosialisasi, serta peningkatan kompetensi di bidang Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lindungan Lingkungan (K3LL). Kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran pekerja terhadap potensi risiko, memperkuat kepatuhan terhadap prosedur kerja yang aman, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat.

Sebagai bagian dari penguatan kompetensi personel, TIS Energy juga menyelenggarakan berbagai pelatihan dan sertifikasi di sektor hulu migas, di antaranya Sertifikasi Kepala Teknik dan Wakil Kepala Teknik (Katek/Wakatek) Migas, Sertifikasi Petugas Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (First Aider), Sertifikasi Petugas H₂S, pelatihan Fire Fighting, serta Sertifikasi Penanggung Jawab Pengelolaan Limbah B3.

Masing-masing sertifikasi memiliki peran penting dalam mendukung operasional yang aman. Sertifikasi Katek/Wakatek memastikan pengawasan teknis operasi migas dilaksanakan sesuai standar keselamatan, Sertifikasi First Aider meningkatkan kemampuan personel dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat, sementara Sertifikasi Petugas H₂S dan pelatihan Fire Fighting memperkuat kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi potensi bahaya di area produksi. Sementara itu, Sertifikasi Penanggung Jawab Pengelolaan Limbah B3 menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan pengelolaan limbah dilakukan secara aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain penguatan kompetensi sumber daya manusia, TIS Energy juga melaksanakan pemantauan lingkungan secara berkala berdasarkan dokumen lingkungan yang telah disetujui pemerintah. Pemantauan tersebut mencakup kualitas udara ambien, tingkat kebisingan, kualitas air, serta berbagai parameter lingkungan lainnya sebagai bagian dari upaya memastikan kegiatan operasional tetap memenuhi baku mutu lingkungan.

Kegiatan pemantauan lingkungan telah dilaksanakan secara rutin sejak fase pra-konstruksi pada tahun 2021 hingga memasuki fase operasi saat ini. Monitoring dilakukan setiap enam bulan sekali pada empat titik pemantauan di sekitar wilayah operasi. Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar evaluasi perusahaan dalam melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap pengelolaan lingkungan dan operasional.

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, seluruh hasil uji laboratorium dari kegiatan pemantauan lingkungan tersebut secara rutin disampaikan kepada masyarakat melalui Pemerintah Desa, khususnya Desa Pranten dan Desa Gubug. Penyampaian ini bertujuan memberikan kejelasan kepada masyarakat bahwa kegiatan operasional TIS Energy tidak menimbulkan dampak lingkungan yang merugikan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, serta memastikan bahwa seluruh parameter lingkungan tetap berada dalam batas baku mutu yang ditetapkan secara standar nasional.

General Manager TIS Energy, Heri Suryanto, menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan nilai utama yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan operasional perusahaan.

"Produksi energi harus berjalan seiring dengan komitmen terhadap keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan kepatuhan terhadap regulasi. Karena itu, kami terus memperkuat kompetensi personel, menerapkan standar operasional yang ketat, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan agar setiap kegiatan operasional dapat berlangsung dengan aman dan bertanggung jawab," ujarnya.

Melalui penerapan SMK3LL, peningkatan kompetensi personel, serta pemantauan lingkungan yang berkesinambungan, TIS Energy berkomitmen untuk terus menjalankan operasional yang aman, andal, dan berkelanjutan dalam mendukung penyediaan energi nasional.