
TIS Energy Catatkan 500.000 Safe Manhours di RBG Blok I sebagai Kontribusi Ketahanan Energi Nasional
Siaran Pers 09 January 2026
Grobogan – TIS Energy melalui wilayah kerja Blora dengan fasilitas RBG Blok I mencatatkan capaian 500.000 jam kerja aman (500.000 safe manhours) tanpa kecelakaan kerja. Pencapaian ini menjadi indikator keberhasilan penerapan standar keselamatan kerja yang konsisten, sekaligus mendukung keberlanjutan operasi hulu migas nasional.
RBG Blok I merupakan fasilitas produksi gas yang mulai beroperasi sejak Desember 2023 dan berlokasi di Desa Pranten, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Kegiatan re-entry sumur gas telah dilaksanakan pada tahun 2022, dengan tingkat produksi gas saat ini mencapai sekitar 10 MMSCFD, yang berperan dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.
Dalam menjalankan operasinya, TIS Energy menempatkan aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Perlindungan Lingkungan (Health, Safety, and Environment/HSE) sebagai prioritas utama. Seluruh kegiatan operasional RBG Blok I telah memiliki izin lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup sejak tahun 2021, serta telah diperbarui pada 2023 dan 2025.
Capaian 500.000 lebih safe manhours ini mencerminkan pengelolaan risiko kerja yang efektif di lingkungan operasi yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, melibatkan berbagai aktivitas teknis serta sumber daya manusia yang beragam. Penerapan budaya keselamatan yang kuat menjadi fondasi penting dalam menjaga keandalan operasi dan kesinambungan produksi gas.
General Manager TIS Energy (Blora PSC), Heri Suryanto, menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak hanya mencerminkan kinerja keselamatan kerja, tetapi juga komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional.
“Keselamatan kerja merupakan prasyarat utama bagi keberlangsungan operasi hulu migas. Capaian 500.000 safe manhours di RBG Blok I menunjukkan komitmen TIS Energy dalam menjalankan operasi yang aman, andal, dan berkelanjutan. Dengan operasi yang selamat dan stabil, kami turut berkontribusi dalam menjaga pasokan gas nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi Indonesia,” ungkap Heri TIS Energy berkomitmen, kedepan untuk terus memperkuat penerapan standar keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan, guna memastikan kegiatan operasi hulu migas berjalan secara berkelanjutan, zero accident, dan memberikan manfaat nyata bagi negara.
(FAP/SR)